lahan pertanian masyarakat merupakan lahan abadi yang terus menerus digunakan secara turun temurun, sehingga masyarakat oirata, mengunakan teknik pemupukan organik guna meremajakan lahan tersebut untuk memperoleh hasil tanaman yang maksimal.
pasca panen hasil pertanian dalam hal ini jagung dijemur mengunkan bantuan sinar matahari kemudian disimpan dalam bakul besar (Row) atau drum untuk menjadi cadangan makanan ketika tibah musim kemarau (kekeringan). biasanya musim kemarau datang berkisar antara bulan agustus-november.
Sehingga dapat dikatakan bahwa sistem ekonomi masyarakat masi bersifat subsisten, belum sampai pada tahap komersial.
Disamping tanaman pangan yang menjadi lumbun pertanian guna mengatasi masalah kelaparan, masyarakat setempat juga menggunakan lahan yang sama untuk menanam tanaman umur panjang yang bernilai ekonomis, dalam hal ini tanaman jeruk, mangga, dll. dari kesemuanya itu tanaman jeruk menjadi primadona, karena memiliki nilai jual yang cukup baik, guna mendongkrak ekonomi masyrakat. hasil dari tanaman jeruk (buah jeruk) dipasarkan pada pasar regional pada daerah NTT (kupang) dan juga ambon.
selain sektor pertanian masyarakat juga mengelola nira pohon koli untuk dijadikan Gula Merah, Alkohol berjenis Sopi, dan cuka. hasil daripada nira pohon koli inilah yang menjadi penyokong utama ekonomi masyarakat tempo dulu, yang kelebihan dalam kekurangannya digunakan untuk biaya studi generasi penerus.
(gambar untuk Pohon Koli)
walaupun kondisi yang begitu memprihatinkan namun masyarakat setempat tidak pernah merasa kekurangan, mereka selalu bersyukur Buat Rat Lapai (Tuhan) yang selalu merahmati mereka dengan berkat yang membuat mereka bertahan hidup. Kehidupan yang begitu keras itulah yang membentuk karakter masyarakat yang penuh optimis, bersemangat pantang menyerah, dalam mengapai impian masa depan yang lebih baik. Bagi masyarkat Oirata sekali maju pantang mundur selangkah sebelum memperoleh hasil yang membanggakan.Kehidupan yang tidak kaya dan tidak miskin selalu membuat masyarakat hidup dalam sebuah persaudaraan yang rukun dalam sebuah ikatan HORNA WERNA RUSKOLI YALURESI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar